Bekerja sebagai Cleaner di Canberra | Pembahasan Lengkap

Sebenarnya tidak semua orang ingin bekerja sebagai seorang cleaner, namun keadaan yang memaksa kita harus menjadi seorang cleaner dan karena itulah pekerjaan yang ada di Canberra saat ini baik untuk student atau spouse student bila ingin bertahan hidup atau ingin memiliki tabungan sebelum balik ke Indonesia.

Pekerjaan Cleaner di Canberra
Become Cleaner. (sumber: gumtree.ie)
Begitu juga dengan saya, saat saya datang ke Canberra, besar harapan saya untuk bekerja sebagai seorang professional karena saya memiliki beberapa pengalaman kerja di bidang oil & gas project, power plant project, pulp & paper project selama 15 tahun. Sampai di Canberra, setiap kali ada postingan lowongan kerja, saya pun apply dan Alhamdulillah, ada 2 company yang tertarik untuk menginterview saya. Dan semakin besar harapan saya untuk bekerja sebagai seorang professional di Canberra. Tentunya hal ini pun bisa terjadi dengan
anda, pastinya anda punya keinginan yang lebih bila ingin bekerja di Canberra  alias ingin kerja di Departement Store, Kerja kantoran ataupun kerja di Supermarket.

Tapi...apa mau dikata, dua kali kesempatan interview, semuanya berjalan dengan lancar dan semua tidak ada masalah. namun ternyata saya gagal dan setelah saya tahu dimana kegagalan saya, maka saya pun sadar bahwa visa saya adalah visa sebagai pendamping student, yaitu 576 yang bukanlah working visa ataupun permanent resident visa.

Namun saya tetap berusaha untuk melamar pekerjaan sebagai engineer dimana saja, tapi seminggu, dua minggu dan akhirnya tiga minggu, belum juga ada khabar yang berarti dan akhirnya istriku sudah mulai mengeluh karena persediaan keuangan semakin hari semakin menipis karena berhubung kebutuhan untuk biaya makan satu keluarga dengan dua anak, biaya listrik, gas, telpon dan lain-lain. Tapi saya tetap saja berusaha untuk mencari yang terbaik tapi akhirnya tetap gagal. 

Akhirnya mau tak mau aku sadar diri, setelah mendapatkan cerita dari seorang teman bahwa tidak mudah bekerja sebagai professional di Canberra dengan bermodalkan visa 576, akhirnya saya pun menyerah dan melepaskan mimpi saya tersebut dan kemudian melirik untuk bekerja casual atau bekerja serabutan yang penting ada uang yang masuk untuk menghidupi keluargaku di Canberra.

Datang informasi dari istriku, untuk mencoba bekerja sebagai seorang loper koran di pagi hari di daerah yarralumla dan akhirnya aku mengiayakan walaupun dalam pikiran saya, saya nggak tahu dan masih terkejut badan bila harus bekerja secepat itu. Akhirnya aku pun
mengundurkan diri, walau telah satu hari traning, karena pada saat itu juga aku harus bekerja sebagai casual employee atau kerja kasar untuk sebuah pameran carpet di Gedung Albert Hall Canberra. Itu pekerjaan casual pertama yang saya geluti di Canberra.

Dan ada istilah dari teman seperjuangan di Albert Hall yang telah 4 x ikut bekerja di situ, bahwa belum syah menjadi orang Canberra bilamana belum pernah mengalami kerja di Albert Hall. Mau bener atau tidak, semua tidak bisa memberikan jawaban, tapi memang itulah pekerjaan keras dan benar-benar pekerjaan kasar yang belum pernah saya alami sebelumnya. Setelah exhebisi berakhir, akhirnya saya mendapatkan 4 hari kerja dan medapatkan bayaran sekitar AUD$ 235. setidak-tidaknya ada uang untuk bisa bertahan hidup setidaktidaknya 2 minggu di Canberra.

Akhirnya saya mendapatkan pekerjaan tapi bekerja secara part time di salah satu perusahaan cleaning milik orang Indonesia di Canberra.

Awal mulai kerja, saya hanya mendapatkan gaji untuk satu jam kerja.

Tapi Alhamdulillah, aku ambil juga karena aku butuh pekerjaan. Tapi, sebelum bekerja, saya
di training, bagaimana memvacumm, mengepel, membersihkan debu dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan dunia cleaning.
Walaupunbekerjaparttime,tapisetiapmingguadaajapekerjaanbuatsayadarimereka,walaukadang1jam,2jamatau3jamtapitetapsayamenikmatinyadansayaberterimakasihkepadamerekakarenadibantuuntukmendapatkanpekerjaanwalaupunsayatidakpunyaexperiencesdiduniapercleaningan.

Selamabekerjaparttime,sayamenyempatkandiriuntukbekerjasebagaiCatalogDeliverydidaerahFadenCanberra.Dansayajalaniselama2minggudanpekerjaanyangbenar-benarcapekdanmeletihkan karena harus berjalan kaki selama 2 jam, denganmemasukkan brosur-brosur ke dalam mail box. Tapi itulah kadangkala harus menerima gonggongan anjing, rencana dikejar anjing danjuga "No Junk Mail" setiap mau meletakkan brosur ke dalam mail box. 

Setelah menerima bayaran, ternyata bayaran yang diterima tidak memuaskan dan tidak seperti harapan saya.

Saya keluar dari pekerjaan itu karena berhubung saya mendapatkan pekerjaan sebagai Room Attandent di Hotel Clifton Canberra. Dan pekerjaan itu bukanlah pekerjaan ringan juga karena berhubung harus dikerjakan secara cepat dan bersih dari membersihkan kamar mandi, toilet, kitchen, ruang tamu, ruang makan, merapikan tempat tidur dan lain-lain yang penting kamar bersih. Tapi saya hanya bertahan 3 bulan di sana, berhubung saya akhirnya dikeluarkan karena dianggap lambat dalam bekerja. Padahal dalam pikiran saya dan estimasi saya, saya tidaklah lambat dalam bekerja dan mengikuti semua estimasi waktu
yang diberikan oleh Supervisor dengan tepat dan malah kurang. Tapi semua itu saya terima dengan lapang dada alias ikhlas. 

Akhirnya saya mengganggur lagi walau masih bekerja secara part time dengan Krakatoa Cleaning, hampir satu setengah bulan saya menggangur dan betul-betul sudah kehabisan uang. Untuk istriku masih menerima gaji dari kantornya sehingga kami bisa menutupi biaya hidup kami selama di Canberra dan bisa dikatakan tahun 2012 merupakan tahun yang berat buat kami untuk hidup di Canberra.

Alhamdulillah, tanggal 19 January 2013, saya mendapatkan pekerjaan kembali dan kali ini sebagai Cleaner di salah satu perusahaan cleaner di Canberra dan memulai karier sebagai Carpet Cleaner untuk membersihkan gedung 4 lantai dan merupakan asrama mahasiswa.

Dan aku sebenarnya tidak siap tapi aku harus siap karena saya ingat anak-anak dan istriku. Saya kerjakan pekerjaan itu dengan ikhlas dan cepat. Dan selang dua minggu, saya mendapatkan tawaran dari bos ku untuk bekerja permanent di siang hari dan Alhamdulillah saya jalani dengan baik dan bos pun merasa senang akan hasil pekerjaan saya dan selang 4 bulan kemudian berhubung ada supervisor pagi yang keluar, saya ditawari sebagai supervisor untuk membantu senior supervisor dalam mengawasi semua cleaner di sana. Dan Alhamdulillah, kehidupan kami sekarang sudah semakin membaik dan mudah-mudahan bisa menjadi lebih baik.

Tapi pekerjaan Cleaner bukanlah pekerjaan yang mudah bilamana kita tidak ikhlas dalam menjalaninya, bayangkan saja, saya pernah membersihkan muntahan orang,  membuang kotoran manusia (tai) saat toilet sedang buntu dan banyak pekerjaan cleaning yang benar-benar harus dijalani dengan hati yang ikhlas demi kehidupan keluarga tapi bekerja juga harus bagus, cepat dan bersih.

Dunia Cleaning di Canberra

Di awal saya cerita mengenai diri saya dan apa yang terjadi dengan saya selama menjalani kehidupan di Canberra dan betapa hidup memang perlu perjuangan di Canberra, maksudnya adalah agar kita sadar bahwa bekerja di Canberra bahwa bekerja tidaklah semudah yang kita pikirkan, karena perlunya ketekunan dan keihlasan di dalam kita menjalani sebuah pekerjaan walau pekerjaan tersebut belum pernah kita lakukan, karena mungkin selama kita di Indonesia, kita memiliki pembantu sehingga tidak pernah kita pikirkan sebelumnya bahwa kita pun akan mengalami kejadian serupa bilamana kita menginginkan penhasilan tambahan selain dari beasiswa yang didapat. 

Tapi dalam cerita saya ini, saya hanya cerita bagaimana saya dan mendapatkan pekerjaan sebagai seorang cleaner. Dan tidak menutup kemungkinan bagi teman-teman untuk mendapatkan pekerjaan lain selain menjadi cleaner. Mungkin saja bisa menjadi pengasuh anak “children Day care”, kerja di supermarket atau kerja dimana aja selain
kerja cleaner. 

Bekerja sebagai cleaner di Canberra merupakan harapan semua orang baik itu dari Indonesia, India, Malaysia, China, Mongolia atau negara Asia lainnya karena penghasilan yang didapat sangat tinggi untuk ukuran orang Asia. Dan kebetulan jarang sekali kita lihat bahwa orang Australia (bule) mau menjadi seorang cleaner. Jadi persaingan untuk mendapatkan untuk saat ini sangat tinggi sehingga orang-orang yang belum punya pengalaman kerja atau sudah kenal dunia cleaning sangat sulit untuk mendapatkan kerja cleaning. 

Sebagaimana kita ketahui bahwa hasil kerja satu jam untuk seorang cleaner berkisar antara AUD$ 17 – AUD$ 32. Bisa dibayangkan berapa hasil yang di dapat bilamana bekerja selama 20 jam/minggu. Misalkansaja per jam kerja AUD $20 berarti dikalikan 20 jam maka hasilnya AUD $ 400 (sebelum dipotong pajak). Tapi entah betul atau tidak gaji cleaner di Canberra nantinya hanya sekitar AUD$ 17/ jam karena PM Australia yang baru mau menyamakan gaji Cleaner di ACT dengan Negara bagian lainnya, sebagai contoh gaji cleaner di Sydney sekitar AUD $ 17 /jam sedangkan di Canberra sekitar AUD $ 21/jam. Tapi untuk kepastian mengenai standard gaji cleaner tersebut, sampai saat cerita ini ditulis, masih belum ada keputusannya. 

Untuk mensikapi sebuah persaingan kerja di bidang cleaning maka ada baiknya sebelum terjun atau melamar kerja sebagai seorang cleaner walaupun belum punya pengalaman ada baiknya mengikuti trainingtraining cleaning di perusahaan atau bertanya dengan teman-teman yang punya pengalaman kerja cleaning yang ada di sekitar kita. Agar kita bisa menempatkan apa yang kita pahami tersebut bisa dimasukkan di dalam CV kita untuk melamar kerja cleaner.

Tapi sebelum memasuki dunia cleaning, kita harus mengikhlaskan diri kita untuk menerima pekerjaan sebagai seorang Cleaning karena atasan kita/supervisor kita tidak perduli siapa kita di Indonesia ataupun walau pernah kerja sebagai expart di Malaysia seperti saya ini. Bagi atasan/pimpinan siapapun kita mereka tidak mau perduli, karena kita kerja sebagai cleaner, yach jadilah cleaner yang baik dan rajin.

Ada ungkapan di dunia Cleaning di Canberra menurut yang saya pahami yaitu :

I don’t care who you are, I don’t care where you are from, I don’t care what you do in your country. As Long As You Work As Cleaner, Be A Good Cleaner.  

Jadi who’s care for us? Just do the cleaner job, make it nice and get some money of that sheet (halusnya) job!(itu kata teman) 

Saya menemukan istilah tersebut saat saya baru pertama kerja sebagai seorang House Keeper di Hotel Clifton Canberra. Dan saat itu yang mentraining saya bertanya,”Kamu kerja apa di Indonesia”, Trus saya jawab,” saya kerja sebagai engineer” trus dia mulai bilang katakata di atas tersebut. Bagi saya apa yang dikatakannya benar.

Kenapa beliau katakan begitu, karena yang melamar kerja banyak dan juga banyak mempunyai posisi sebagai orangpenting di negaranya, karena ada yang jadi Manager, Dokter Diplomat, walaupun pekerjaan professional lainnya yang datang sebagai student atau spouse student.

Keikhlasan di Hati sangat perlu diselami agar bilamana kita bekerja sebagai cleaner nantinya dengan mudah kita melakukan pekerjaan tersebut alias tidak berat tangan.

Dan ada istilah “NO BUT, JUST DO IT”. Apa itu ? 

Istilah NO BUT, JUST DO IT adalah istilah yang sengaja saya buat untuk saya sendiri untuk memotivasi diri saya agar saya tidak melakukan bantahan terhadap apa yang dikatakan oleh pimpinan saya saat saya mendapat teguran dikarenakan kerja saya kurang bagus, karena semakin kita membantah, semakin bos tidak suka sama kita. Jadi ada baiknya apa yang diminta bos untuk mengerjakan, ada baiknya dikerjakan walaupun kadang mungkin kurang bersih. 

Banyak orang yang mengeluarkan perkataan “But” tapi nasibnya tetap seperti butt (puntung rokok). Setelah dihisap lalu dibuang..Dan kita khan nggak mau bernasib seperti butt, karena kita khan bukan perokok jadinya harus bisa menerima teguran dari atasan. Karena pun kadang atasan mendapat teguran keras dari atasannya lagi, dikarenakan kerja seorang cleaners tidak baik dan bersih. 

Jadi jangan pernah bicara but, karena bagi seorang cleaner, harus dikerjakan dahulu dan bila hasilnya tetap sama, langsung dilaporkan kepada pimpinan/ supervisor, daripada kita bilang “But” tapi belum dicoba/dilakukan” 

Untuk menghindari rasa kesel akibat kena teguran keras dari pimpinan/ supervisor, ada baiknya selalu mengingat kata-kata,” Jangan pikirkan marahnya dia, pikirkan berapa yang saya hasilkan dari kerja cleaning” sehingga amarah kita akan segera reda dan kembali kerja dengan sempurna.

Jadi bekerjalah menjadi seorang cleaner yang baik karena Australia adalah tempatnya untuk mencari uang tambahan semasa berada di Canberra sebelum balik ke Indonesia. 

Oh yach sebelum ingin masuk ke dunia kerja harus juga memiliki TFN alias no wajib pajak ala Australia. Karena bila telah diterima kerja, kita diwajibkan melampirkan TFN Numbernya.

Ada juga disebut dengan ABN alias Australian Bussiness Number atau semacam Tanda Daftar perusahaan, ABN ini dimiliki bilamana kita akan bekerja di areal Domestik Cleaning atau kadang kala ada juga perusahaan cleaning mewajibkan karyawannya memiliki ABN. 

Police Clearance kadang kala juga diminta oleh perusahaan cleaner, tapi sepanjang saya bekerja sebagai cleaner belum pernah saya  diminta police clearance atau SKKB nya Ala Australia. 

SIAPKAH SAYA JADI CLEANER? 
Bilamana anda telah memutuskan untuk siap menjadi seorang Cleaner, ada beberapa saran atau bisa dikatakan semacam info yang mungkin bisa dipikirkan dan itu murni saya buat dan nggak tahu apakah itu bisa bermanfaat buat anda atau tidak bilamana kelak anda bekerja di Canberra. Anggap saja ini adalah posisi yang terakhir yang  bisa dikerjakan di Canberra sambil menemani istri/suami yang mengambil study. 

Info yang saya maksudkan yang mungkin bisa menjadi wacana bagi kita yang ingin terjun di dunia cleaning adalah sebagai berikut : 

1. Bekerja Harus Ikhlas
Maksudnya kita bekerja sebagai cleaner harus siap ikhlas danmelepaskan atribut-atribut yang dibanggakan selama masih di Indonesia ataupun dimana saja. Seperti saya, saya seorang senior engineer yang bekerja di beberapa project Oil & Gas baik di Indonesia maupun di Malaysia. Dan semua itu saya lepaskan dan secara ikhlas menerima posisi kerja sebagai Cleaner. Sehingga dengan ikhlas kita menerima pekerjaan tersebut tentunya kita bisa menghilangkan rasa malu dan rasa malas, rasa ngantuk dan rasa-rasa lainnya yang bisa menimbulkan kita menjadi stress bila menjalani posisi sebagai cleaner.

2. Harus punya relasi atau kenalan 
Maksudnya adalah bila kita telah sampai di Canberra, hendaknya kita mencari teman atau relasi. Disamping menjaga silahturahmi sesama orang Indonesia di Canberra juga untuk mencari informasi pekerjaan yang mungkin saja dipunyai oleh mereka. Pengalaman saya, saya telah apply kemana-mana untuk melamar posisi cleaner tapi akhirnya saya nggak dapat-dapat juga, tapi akhirnya ada info dari teman/kenalan di Canberra, akhirnya saya mendapatkan pekerjaan. Untuk bekerja sebagai seorang Cleaner juga memerlukan referensi.

3. Rajin, Cepat dan "See Detail"
Maksudnya adalah bekerja sebagai seorang cleaner itu harus rajin tapi cepat karena ada batasan waktunya bilamana kita kerjanya santai dan  malas, maka ada kemungkinan pekerjaan tersebut tidak selesai sesuai dengan waktu dan akhirnya mendapat complain dari Client/pemilik gedung. Walaupun kita telah bekerja dengan rajin dan cepat tapi tidak melupakan melihat yang detail. Melihat detail maksudnya adalah melihat lagi pekerjaan yang telah kita lakukan, apakah sudah bersih benar atau masih belum bersih. Kadang kala ada cleaner karena ingin cepat maka dia tidak melakukan vacumm carpet (di Canberra banyak banget kantor/gedung yang memakai karpet...red) padahal menurut kacamata orang awam, harus divacum dan untuk pembahasan lebih lanjut akan dibahas secara terpisah.

4. Tidak Boleh Sakit.
Ini sebenarnya untuk orang yang masih baru masuk kerja alias belum 3 bulan bergabung. Karena bilamana sakit akan sangat mempengaruhi performance dari pekerja sendiri dan bilamana sering-sering sakit bisa menyebabkan terputusnya hubungan kerja karena sebagai seorang cleaner harus siap secara pisik dan mental, makanya harus dijaga kesehatan.

5. Tidak Boleh Melawan, Membantah ataupun Menolak Instruksi Atasan.
Maksudnya menjadi seorang cleaner atau bawahan kita harus siap menerima perintah dan selalu mengiyakan setiap intruksi atasan sepanjang perintah itu tidak membahayakan diri pekerja dan juga keyakinannya. Karena bilamana kita melawan atau menolak perintah, ada kemungkinan pekerjaan kita akan menjadi terganggu karena pimpinan biasanya tidak suka dengan anak buah yang melawan, menolak dan membantah. So ” NO BUT, JUST DO IT”

6. Kerja Harus Ringan Tangan dan Tidak Pelit Tenaga.
Bila bekerja jadi cleaner, ada baiknya kerja dengan baik dan bersih tidak malas, tidak hitung-hitungan kerja atau tidak mau membantu teman kerja yang mungkin perlu bantuan, misalnya saat dia lagi sakit dan perlu bantuan dari kita. 

7. Kerja itu Harus Jujur dan Perduli dengan Sekitar.
Jujur merupakan syarat utama dalam bekerja sebagai cleaner karena cleaner di Canberra selalu bekerja dimana tidak ada orang bekerja di gedung tersebut. Sehingga kadang bilamana cleaner menemukan barang-barang yang tercecer seperti laptop, uang, perhiasan atau apa  saja yang punya harga mahal. Bisa menginformasikan kepada supervisor dan biasanya supervisor akan memberikannya kepada Security untuk dicheck siapa pemiliknya.   
8. Harus mempunyai pengalaman kerja sebagai Cleaner. 
Bila ingin melamar kerja, pengalaman biasanya selalu ditanyakan di dalam setiap applikasi yang kita kirimkan. Dan kadang bagi yang belum berpengalaman maka sering menjadi hal-hal yang membuat mereka tidak bisa mendapatkan kerja sebagai cleaner. Ada banyak cara untuk mensiasati permasalahan tersebut diantaranya adalah:
a. usahakan kita paham istilah-istilah di dalam bidang Cleaning
b. usahakan dalam membuat CV, point-point istilah cleaner dimasukkan di dalam CV nya, misalnya memvacumm, mengepel dan lainnya. 
c. Usahakan kita bisa mengerjakan pekerjaan yang diistilahkan di dalam dunia piping, misalnya dusting, mopping, scrubbing dan lainnya. 

Jadi info-info diatas mudah-mudahan bisa memberikan gambaran, apa yang harus dilakukan bilamana ingin bekerja sebagai seorang cleaner di Canberra. Tapi mungkin apa yang saya uraikan di item 4 dan 5 tidak mutlak sama setiap company, untuk 2 item tersebut tergantung  perusahaan cleaning yang memperkerjakan anda.  

YANG HARUS DIKETAHUI BILA MENJADI CLEANER ? 
Sebelum bekerja menjadi seorang cleaner professional, anda harus mengetahui beberapa hal mengenai dunia percleaningan dan itu merupakan basic atau pekerjaan hari-hari seorang cleaner istilahnya General Cleaning Duties. Adapun kegiatan tersebut adalah : 
1. Toilet Cleaning
2. Vacumming 
3. Sweeping
4. Mopping
5. Rubbish Collection
6. Dusting 
7. Glass Cleaning.
8. Spider Web/Comb Cleaning 

Dari ke delapan items yang disebutkan diatas itu merupakan hal-hal yang biasa dilakukan oleh seorang cleaner dalam menjalankan tugasnya. Dan hal tersebut harus dinikmati dengan ikhlas walaupun sedikit terpaksa. Istilahnya jangan pikirkan joroknya tapi pikirkan uang yang dihasilkannya. 
1. Toilet Cleaning adalah membersihkan apa saja yang ada di dalam toilet room dan semua yang ada di dalamnya harus dalam keadaan bersih 
2. Vacumming adalah membersihkan permukaan karpet dengan cara menyedot debu atau kotoran sampah yang kecil agar permukaan karpet tetap bersih dan indah untuk dipandang, baik itu spot vacumm maupun general vacumm  
3. Sweeping adalah membersihkan debu atau daun dengan menggunakan sapu dan biasanya lokasinya di entry doors (sebelum pintu masuk ke dalam gedung), kalau di dalam gedung biasa pakai vacumm machine. 
4. Mopping adalah mengepel lantai baik itu lantai toilet, ruangan, dapur ataupun lainnya yang tidak menggunakan vacumm untuk membersihkannya. 
5. Rubbish Collection adalah istilah dari mengumpulkan sampah baik itu dari dalam rubbish bin yang ada di toilet, dapur, ruangan office atau lokasi lainnya yang ada kotak sampah. Setelah dikumpulkan dan diletakkan di dalam rubbish bin yang besar yang ada di luar gedung untuk diangkut oleh truk pengangkut sampah. 
6. Dusting adalah membersihkan debu-debu yang menempel baik di atas leges, skrit, kusen pintu, kusen jendela, ataupun seal dan lain-lain yang permukaannya berdebu.  
7. Glass Cleaning/ window cleaning adalah membersihkan kacakaca yang ada di dalam gedung dan biasanya di pintu-pintu yang memiliki kaca/cermin karena kebanyakan di Canberra, pintu-pintunya berupa pintu kaca. Membersihkan kaca agar kelihatan bersih dari bercak-bercak tangan dan debu.   
8. Spider Web/Comb Cleaning adalah membersihkan sarang labalaba yang ada di dalam gedung dan biasanya letakknya di ujung-ujung bagian atas ruangan baik itu di dalam toilet, kitchen, office ataupun sesuatu yang memiliki ruangan yang dihinggapi oleh  sarang laba-laba.

Itulah seberapa kata istilah di dalam dunia cleaning yang harus diketahui oleh teman-teman yang ingin bekerja sebagai cleaner. Dan agar semua tetap bersih maka teman-teman harus pandai untuk menschedulekan kegiatan-kegiatan tersebut agar waktu yang diberikan cukup dan hasil yang diberikan memberikan kepuasan baik kepada supervisor maupun client.

Ada beberapa pekerjaan Cleaning yang memerlukan keahlian khusus, sehingga tidak sembarang orang bisa melakukan pekerjaan ini karena bila dikerjakan oleh orang yang bukan ahlinya dikhawatirkan akan merusak karpet ataupun lantai. Adapun pekerjaan tersebut adalah : 
1. Scrubbing dengan menggunakan scrubbing machine
2. Buffing dengan menggunakan mesin buffing dimana  pekerjaannya adalah memoles lantai supaya nampak bercahaya dan mengkilat biasanya untuk lantai Panel. 
3. Polishing yaitu memoles laintai yang sudah di buffing.  
4. Cuci Carpet alias Steam Carpet Cleaning yaitu mencuci karpet  dengan menggunakan steam machine.

LOKASI MANA YANG HARUS 
DIBERSIHKAN ? 
Bila kita ingin menjadi seorang cleaner, mungkin kita harus tahu gedung mana saja yang bisa dijadikan tempat untuk mencari nafkah sebagai cleaner. Adapun tempat/lokasi tersebut adalah :  
1. Office
2. Factory 
3. Hospital
4. School
5. Retail
6. Home (bukan lagunya michael buble..red) 
7. Workshop
8. Universitas 

Adapun tempat yang ada di dalam gedung yang mungkin bisadibersihkan adalah :  
1. Kitchen
2. Toilets
3. Stairway
4. Lifts
5. Ruangan kantor
6. Aula
7. Ruang Seminar  

Adapun media kerjanya adalah : 
1. Lantai
2. Karpet
3. Kusen Jendela
4. Kusen Pintu
5. Berbagai jenis kusen yang sulit disebutkan namanya tapi ada di dalam ruangan yang dalam kondisi berdebu.
6. Meja Kerja yang punya spot bekas tea/kopia atau berdebu 
7. Kursi
8. Komputer 

PERSONAL PROTECTION 
EQUIPMENT (PPE)
Personal Protection Equipment atau dikenal dengan sebutan alat-alat pelindung diri, merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh seorang cleaner baik itu yang diberikan oleh perusahaan ataupun dibeli sendiri oleh cleaner. Tujuan penggunaan PPE ini adalah untuk melindungi diri dari bahaya zat-zat kimia ataupun kuman yang mungkin bisa masuk ke tubuh kita pada saat kita membersihkan Toilet, saat memakai zat-zat kimia dan lain-lain. 

Bagi saya dan bagi anda juga, safety adalah hal yang terpenting di dalam kita melakukan kerja apapun juga termasuk di bidang cleaning. Jadi jangan pernah sekalipun mengganggap remeh bahaya yang mungkin timbul bilamana kita tidak mengindahkan hal-hal seperti ini.  

Alat-alat pelindung diri yang adalah :
1. Sarung tangan karet warna merah.
Tujuannya adalah untuk melindungi jari tangan kita dari percikan dari cairan kimia yang digunakan pada saat membersihkan toilet atau kitchen. Usahakan saat membersikan toilet dan kitchen, sarung tangannya berbeda. Biasanya perusahaan cleaner memberikan gratis sebagai alat kerja resmi dari perusahaan.

2. Kaca mata bening 
Tujuannya adalah untuk melindungi mata dari percikan cairan kimia pada saat membersihkan toilet. Kadang kala percikan air toilet menerpa wajah kita dan kadang pun bisa mengenai mata. Jadi disarankan anda pun bisa memilikinya, tapi ada perusahaan yang
memberikan dan ada perusahaan yang tidak memberikan kacamata safety ini. Kalau dibeli di Burning House sekitar AUD $ 19 per ea. Tapi bilamana anda tidak memakai kacamata ini pun tak masalah, tapi usahakan segera mencuci mata anda pada saat anda terkena percikan air toilet yang menerpa mata anda.  

3. Marker Wajah. 
Tujuannya adalah untuk melindungi mulut dan hidung kita dari kuman-kuman yang ada di dalam toilet pada saat membersihkan toilet bowl. Karena apabila kita tidak menggunakan marker tersebut bilamana mulut kita terkena percikan air wc hendaklah segera mencuci mulut anda dengan air bersih. 

4. Ear Plug,
Tujuannya adalah untuk melindungi telinga kita dari suara-suara yang ditimbulkan oleh vacumm cleaner atau blower.  Tapi biasanya suara vacumm cleaner masih dalam kondisi normal dan masih dibawah standard yang ditetapkan untuk safety yaitu dibawah 40 Db. Tapi kalau saat menggunakan blower machine ada baiknya memakai ear plug. Karena suara yang ditimbulkan sekitar 40 Db.

5. Topi/ Helmet.
Tujuannya adalah untuk melindungi kepala dan rambut kita pada saat membersihkan sarang laba-laba yang ada di langit-langit ruangan yang kita bersihkan. Juga bertujuan untuk melindungi kepala kita dari benturan ke dinding yang tidak disengajakan oleh kita. 

6. Sepatu 
Tujuannya adalah agar tidakterpeleset / menghindari diri dari bahaya jatuh. Pada saat bekerja sebagai seorang cleaner usahakan memakai sepatu yang tidak licin permukaannya alias keset.   

ALAT-ALAT KERJA CLEANER
Alat-alat kerja untuk cleaning biasanya disediakan oleh perusahaan tapi apabila kita melakukan pekerjaan seperti domestic cleaning ke rumah-rumah biasanya alat-alat kerja tersebut, disediakan oleh kita/cleaner.

Tapi sebelum kita membahas mengenai apa saja alat yang digunakan oleh cleaner ada baiknya kita pahami dahulu penggunaan warna pada alat-alat kerja tersebut. 

Warna-warna yang digunakan di dalam dunia cleaning dan berlaku umum untuk setiap perusahaan cleaning yang ada di Canberra. Baik Kain lap, kain Pel, Spoon, bucket, semau harus disesuaikan dengan warna yang sudah ditetapkan. 

Perbedaan warna bertujuan untuk membedakan lokasi kerja. Jadi untuk Toilet dan Kitchen, tentunya berbeda warna yang digunakan. Adapun warna dan makna yang terkandung di dalam perbedaan warna tersebut adalah :

1. Warna Merah 
Digunakan untuk membersihkan toilet dan ablution area. Tapi kadang kala untuk membersihkan wastapel kita gunakan lap warna lain (biru) 
2. Warna Biru
Digunakan untuk membersihkan general area termasuk tea rooms, kitchen dan sickbay. Maksudnya general area adalah semua-semua yang dibersihkan di dalam ruangan selain toilet dan laboratorium. 
3. Warna Kuning  
Digunakan untuk membersihkan pada Infectious Material atau Laboratorium.  
4. Warna Hijau 
 Digunakan untuk membersihkan are Food Preparation area. Kadang kala penggunaan warna hijau dan biru bisa saja sama penggunaannya yang penting bukan warna merah.
5.  Warna Putih 
Digunakan untuk membersihkan area Clinic dan Medical Area 

Dengan memahami perbedaan warna alat kerja di atas diharapkan para cleaner mampu bekerja dengan baik dan aman serta tidak ada complain dari supervisor maupun Client. Tapi pada umumnya untuk areal kantor, perpustakaan, ruang belajar warna yang dipakai adalah merah dan biru saja. Tapi kalau bekerja di areal Kampus yang ada Fakultas Kedokteraannya atau kampus yang memiliki laboratirium biasanya warna kuning juga akan dipakai.

ALAT-ALAT KERJA CLEANER. 
1. Kain Lap
2. Kain Pel dengan wadahnya (bucket)
3. Spon
4. Sikat
5. Vacumm Cleaner machine. 
6. Kertas Tissue (bila perlu) untuk mengelap. 
7. Bucket tempat alat-alat cleaning. 
8. Bottle Cairan Kimia/ Chemical Cleaner.  
9. Kemoceng
10. Sapu
11. Bekas sikat gigi. 
12. Steel Wool 
13. Plastik bag/ plastik sampah. (besar dan kecil)
14. alat-alat kerja cleaner khusus seperti buffing machine, scrubbing machine, steam carpet machine.
15. Dan lain-lain, berhubung alat kerja cleaning itu banyak macamnya dan fungsinya karena setiap fungsi dari semua alat cleaning adalah membersihkan. 

CAIRAN KIMIA YANG DIGUNAKAN 
Seorang Cleaner harus juga mengetahui cairan-cairan kimia yang digunakan untuk membersihkan toilet, kitchen, wastafel, ataupun kaca. Juga cairan-cairan tersebut dibedakan dengan warna yaitu : 
1. Warna Hijau digunakan untuk membersihkan Toilet Bowl
2. Waran Merah digunakan untuk membersihkan wastafel, urinal, lantai.
3. Warna Biru digunakan untuk membersihkan kaca.
4. Warna putih digunakan sebagai pengharum lantai bilamana berbau.

Dari keempat cairan diatas masih banyak lagi cairan kimia yang digunakan di bidang cleaning tapi bersifat khusus. 

Bilamana tempat yang kita kerjakan menggunakan cairan kimia harus disediakan juga buku MSDS alias data-data dari chemical yang kita gunakan karena bilamana buku tersebut tidak ada maka perusahaan kita akan mendapat teguran dari Client.  

PERLU DIPERHATIKAN: 
- Pastikan semua label pada botol sesuai dengan isinya.
- Gunakan PPE saat menggunakan chemical 
- Pastikan chemical diletakkan pada tempat yang sesuai
- Pastikan MSDS berada di dekat chemical yang digunakan.
- Bersihkan bilamana ada tumpahan cairan kimia.
- Pastikan bahwa anda mengetahui chemical yang digunakan dan 

bilamana ada chemical yang tidak anda ketahui kegunaan maupun namanya berada di lokasi kerja anda,  agar segera menanyakan kepada supervisornya. Jangan menggunakan chemical yang belum diketahui kegunaaannya demi keselamatan anda.  

ALAT VACUUM CLEANER MACHINE 
Vacuum Cleaner machine akan selalu menyertai anda bilamana anda bekerja sebagai cleaner. Banyak type dan bentuk vacuum cleaner yang beredar di Industri per”cleaning”an. Tapi yang sering dipakai  adalah type seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Pada saat anda menggunakan Vacuum cleaner ada baiknya mengikuti saran-saran yang diajarkan oleh supervisornya demi keselamatan anda sendiri. Banyak cleaner yang mengalami sakit pada pinggang karena tidak menggunakan vacuum cleaner dengan baik, dan masih banyak kemungkinan bahaya yang lain yang mungkin akan terjadi bilamana anda tidak menggunakan vacuum cleaner secara benar. 

Untuk memastikan bahwa anda safety bekerja dengan menggunakan vacumm cleaner ada baiknya mengikuti kaedah-kaedah yang tertera di bawah ini: 

1. Pastikan anda mengecek kondisi kabel yang berada pada vacuum cleaner, apakah masih dalam kondisi baik dan tidak tergores atau nampak kabel yang berada di dalam nya. Bila nampak segera lapor kepada supervisor agar diganti dengan kabel baru.

2. Setelah itu periksa kondisi kantong debu yang ada di dalam vacuum cleaner machine, apakah penuh ? kalau penuh dengan butiran debu ada baiknya segera dibersihkan, karena bila kantong tersebut bersih, akan memudahkan vacuum cleaner bekerja dengan baik. (Daya sedot vacuum bisa lebih baik).

3. Setelah itu pasang vacuum cleaner di punggung anda, pasang semua sabuk pengaman yang ada, pastikan semua terpasang dengan baik dan membuat anda nyaman. Kesalahan para cleaner saat mereka terkena sakit pinggang adalah mereka tidak memasang alat pengaman cleaner dengan benar.

4. kemudian pasang plug kabel yang ada di vacuum pada tempat power (colokan listrik) bila semua dalam kondisi aman dan nyaman.

5. Anda bisa langsung bekerja memacuum butiran debu atau sampah kecil yang berada di carpet. 

- Vacuum Cleaner machine yang anda pakai adalah untuk menyedot debu bukan menyedot air, karena bila anda menyedot air maka bisa menyebabkan kerusakan pada motor vacuum. 

Contoh Pemakaian Vacuum Cleaner untuk Menyedot Air 
- Pastikan anda selalu mengecek kabel listrik (cord, plug and socket) dan dalam kondisi baik tidak rusak maupun sobek. 
- Jauhkan kabel (cord) dari bahaya panas (dari heater) dan air atau cairan 
- Pastikan pada saat anda memvacuum carpet, posisi kabel tidak menjadi bahaya bagi anda ataupun bagi orang lain. Dan pastikan anda memasang sign board bila anda bekerja di tempat ramai. 
- Pastikan pada saat anda memvacuum, kabel (cord) tidak mengenai ujung pintu atau sudut-sudut pada ruangan karena akan merusak kabel bila anda tarik saat kabelnya nyangkut, ada baiknya pada saat merasa kabel nyangkut, anda melihat “ada apa gerangan yang terjadi dengan kabelku” daripada anda memaksa untuk menarik-narik kabel dengan cara memaksa dan akan mengakibatkan kerusakan pada kabel (cord).  
- Setelah anda selesai kerja memvacuum, segera bersihkan kantung debu dan periksa kembali kondisi kabel (cord) dan gulung cord dengan benar.  
- Ada baiknya juga anda mencucui kantung debu dengan air, dan keringkan. Tapi anda mencucinya hari jum’at dan hari senin, kantung debu sudah kering (dry) dan bisa digunakan dengan baik. Bisa dipastikan deh kalau sedotannya bakalan lebih kuat.  

MENGEPEL LANTAI  
Banyak cara sebenarnya dalam membersihkan lantai alias mengepel, dimana yang penting lantai itu basah oleh air, tapi apakah bersih lantainya? Siapa yang tahu..

MOP WITH BUCKET 
Untuk memastikan apakah lantai kerja kita tersebut dalam keadaan bersih dan rapi ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut : 

1. Apakah air yang digunakan bercampur dengan cairan kimia untuk ngepel karena ada sebagain lantai gedung, bila dioleskan dengan kain pel maka lantai bisa saja menjadi hitam.  
2. Ada baiknya mengepel lantai dilakukan hanya dengan air panas dan diisi setengah dari bucket.  
3. Periksa kindisi mop/ kain pel apakah warnanya berubah menjadi hitam, bila iya lakukan pembilasan berulang, sehinga warnanya nampak cemerlang.  
4. Bila air di dalam bucket menghitam, ada baiknya air kotor tersebut dibuang dan diisi dengan air bersih kembali. Karena air yang kotor bisa membuat lantai kotor.  
5. Perlu diketahui juga bahwa ada beberapa warna dalam urusan mop and bucket yaitu : 
- warna kuning untuk di laboratorium
- warna merah untuk di toilet
- warna blue untuk dapur dan open area lainnya.
6. Untuk teknik dan cara menggunakan mop dan bucket atau cara mengepel lantai dengan benar dengan adalah mengikuti kaedah-kaedah yang dipakai di dalam dunia cleaner.

MANAGEMENT SAMPAH 
Management sampah adalah istilah saja yang saya buat untuk memanage sampah di dalam beberapa kategori / kelompk sampah ataupun yang karena kadang seorang cleaner membuat sampah di dalam satu bak sampah yaitu General Waste Bin.   

Sampah di Dalam General Waste Bin
Membuang sampah tanpa memisahkan as per kategori sampah bisa saja dilakukan mengingat lokasi kerja, bin apa saja yang ada di lokasi kerja, karena kadang kalanya di suatu tempat kerja cleaner, hanya ada satu saja bak sampah yaitu untuk General Waste Bin. Jadi tidak mutlak semua lokasi kerja memiliki pengelompokan sampah berdasarkan jenis sampah.

Adapun jenis/kelompok sampah yang saya maksudkan adalah : 
1. Sampah berair, bekas makanan, rempah-rempah dan lain-lain
2. Sampah berupa botol minuman, wadah atau tempat minum, tempat makanan
3. Sampah berupa kertas kerja yang dari ruang kantor.
4. Sampah berupa kertas karton (cardboard) 

Proces pemungutan sampah tanpa berdasarkan kelompok sampah dimana sampah makanan, minuman, remah-remah makanan, botol minuman, kertas dari kantor (office paper), kertas karton, dan sampah-sampah lainnya yang tidak bisa saya sebutkan disini satu persatu di ambil di dalam tempat sampah yang berada di dalam gedung dan dimasukkan ke dalam plastik sampah yang bersar dan dimuat di dalam satu trolly, kemudian dimasukkan ke dalam bak yang besar yang bertulis “General Waste”  

PEMUNGUTAN SAMPAH BERDASARKAN JENISNYA
Pemungutan sampah/ pengambilan sampah yang dimaksud adalah dimana sampah yang diambil sudah terbagi menjadi 4 kelompok sampah. Ada kalanya suatu gedung memiliki tempat sampah selain untuk general waste yaitu untuk botol, untuk office paper (kertas) dan
untuk kertas karton. Tapi ditempat pembuangan akhirnya pun telah tersedia tempat sampah yang besar berdasarkan pengelompokan sampah tersebut. 

PERLU DIPERHATIKAN:
Saat cleaner memungut sampah baik dari dalam kitchen, toilet, ruangan kantor dan tempat lain yang berada di dalam sebuah gedung agar diperhatikan bahwa plastik sampah (rubbish bag) yang digunakan tidak bocor atau airnya tidak menetes membasahi lantai. Mengingat lantai yang digunakan adalah karpet dan panel. Kalau panel bisa dibersihkan dengan memakai kain pel, tapi kalau menetes ke lantai, terpaksa digunakan steam carpet cleaning machine untuk membersihkan percikan air yang menetes ke lantai tersebut, setelah mendapat compalin dari pemilik gedung (Client) Setelah sampah yang kita pungut di dalam plastik penuh atau trolly yang digunakan penuh, usahakan plastik yang berisi sampah tidak
ditaruh diatas lantai karpet, usahakan dicari lokasi untuk meletakkan  sampah tersebut di tempat selain lantai carpet yang berada di dalam gedung dan memudahkan cleaner untuk mengambilnya kembali. 

Plastik Sampah yang diletakkan di Lantai Carpet (Yang Salah) 
Contoh yang salah dari seorang cleaner dimanacleaner tersebut meletakkan palstik yang berisi sampah di atas lantai carpet. Padahal di luar gedung lantainya berupa ubin. (sifat malas harus dihindari oleh seseorang bilamana menjadi cleaner...red)

Jadi seorang cleaner harus bisa memanage sampah dimana harus tahu  kapan sampah diambil, kondisi palstik yang digunakan, dimana meletakkan sampah, memisahkan sampah berdasarkan kelompoknya dan tentunya mengistemasikan berapa lama waktu yang digunakan untuk mengambil sampah.

MANAGEMENT CLEANING 
Seorang Cleaner harus juga bisa mengestimasikan waktu yang digunakan dan juga bisa memanage pekerjaan apa saja yang dilakukan, bagian-bagaian mana yang harus didahulukan dan lainnya, dengan GOAL nya adalah gedung bersih dan rapi serta nyaman untuk digunakan.  

Kali ini saya akan membuat sebuah illustrasi sebuah gedung perkantoran 2 lantai, memiliki toilet (man, disable, woman) dan kitchen di setiap lantainya, memiliki ruangan seminar (seminar room), memiliki 60 ruangan kantor dan juga memiliki ruang makan. Waktu digunakan adalah 2 jam.

Sebagai Seorang Cleaner, anda diminta untuk melakukan semua pekerjaan cleaner yaitu mengambil sampah, membersihkan toilet dan kitchen, mengepel lantai, memvacum lantai dan juga men dusting alias mengelap-elap.. (bukan Auh Ach Elap yach..red). Untuk teman-teman yang sudah ikutan 2 hari training tanggal 30 Agustus 2014 dan 6 September 2014, sudah saya kasih tahu gedung yang mana yang saya maksudkan.

Kegiatan Cleaning yang dilakukan serta waktu yang dipakai:
1. Mengambil sampah dan mengecek ruangan (30 menit)
2. Membersihkan Kitchen (10 menit)
3. Membersihkan Toilet (20 menit)
4. mengepel Lantai (15 menit)
5. Memvacuum (30 menit)
6. Membersihkan debu dan sarang laba-laba (dusting) (10 menit) 
7. Cross Check kembali apakah ruangan dan gedung dalam kondisi terkunci, semua kertas toilet, hand towel roll, sabun cukup (10 menit) Tentunya dengan waktu sebegitu padatnya seorang cleaner yang ditotal sekitar 2 jam, dianggap tidak ada waktu untuk istirahat. Karena
cleaner dibayar per jam, maka tidak ada istilah istirahat bagi seorang  beristirahat sejenak, maka diperlukan pengaturan waktu dan pengaturan kerja atau dalam istilahnya Cleaner Management.

Seorang Cleaner diharapkan bisa memanage waktu dan kerja, mana yang proritas utama, mana yang bisa dikerjakan nanti , mana yang dikerjakan kemudian. Prioritas Utama : 
1. Mengambil Sampah di Dapur dan Di dalam Toilet karena kalau untuk sampah didalam office kadang kala ada aturan tersendiri baik itu hanya diambil 3 kali seminggu atau diambil setiap hari. Kalau diambil setiap hari tentunya waktu kerja akan ditambah. 
2. Membersihkan toilet, kitchen, termasuk mengepel lantai toilet dan kitchen adalah pekerjaan yang dilakukan setiap hari. 
3. Memvacum lantai carpet, untuk koridor agar dilakukan setiap hari, dan kalau untuk ruang kantor bisa dilakukan seminggu sekali tergantung kondisi di dalam ruangan apakah kotor atau bersih. Note. Tapi kebanyakan bila office kantor, jarang melihat kantor itu lantainya kotor. 
4. Membersihkan Tangga juga dilakukan setiap hari.
5. Untuk Cleaner Check List dilakukan tergantung individu masing-masing cleaner. 

Prioritas Tambahan :  
1. Membersihkan sarang laba-laba, bisa dilakukan seminggu sekali
2. Dusting alias mengelap-elap bisa dilakukan seminggu sekali.

Karena waktu hanya 10 menit ada baiknya memastikan mana yang sudah dilap mana yang belum dilap. Tapi usahakan saat mengecek ruangan juga dilakukan pendustingan. Misalnya bila melihat ada tanda bekas copy di meja, segera dilaakukan pembersihan.  

Bila seorang Cleaner bisa memiliki Management Waktu dan Kerja, tentunya tempat dimana anda bekerja akan menjadi bersih dan anda pulang sesuai dengan waktu kerja anda. Tapi jangan lupa bahwa kerja adalah tanggung jawab. Istilahnya selesaikan dahulu pekerjaan anda sebelum anda meninggalkan lokasi kerja anda. 

Kita akan coba menguraikan Item-item yang tertera di atas secara detail agar para cleaner yang baru bisa memahaminya dengan mudah. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat bekerja di dalam Gedung adalah :
1. Membuka kunci kantor/ gedung baik menggunakan kartu ataupun kunci beneran. Tapi pastikan sebelum anda masuk, tidak ada lagi bunyi alarm karena anda telah mematikan alarmnya. Pastikan bahwa pintu saat anda masuk terkunci kembali, sehingga tidak ada orang lain yang masuk setelah anda. 
2. Kemudian anda masuk ke ruang cleaner dimana terletak alat-alat cleaning dan juga tempat dimana kertas toilet berada. Periksa juga apakah kondisi alat-alat kerja anda masih dalam kondisi baik dan lengkap.  
3. Kemudian mengambil sampah. Kegiatan mengambil sampah ini bisa dilakukan sekaligus atau bertahap. Ambil sampah di dalam tong sampah baik besar maupun kecil, jadi sampah yang berada di dalam ruang kantor, toilet, dapur atau mana aja yang masih di dalam gedung yang memiliki sampah. Perlu diingat bahwa pengambilan harus bisa membedakan sampah yang kotor (waste rubbish) atau sampah yang bisa diolah kembali.  

Ada 4 kategori sampah yang diambil dari sebuah gedung yaitu : 
- Sampah yang tidak di recicle (waste rubbish) adalah sampah yang mengandung air, kotor dan mengeluarkan bau. 
- Sampah yang di recle, yaitu terdiri dari botol-botol, dan lain-lain.
- Sampah kertas (recicle paper) 
- Sampah karton (Cadboard) 

Sebenarnya masih banyak lagi kategori sampah, tapi untuk para cleaner biasanya yang 4 item tersebut yang dilakukan. (Tergantung gedung dimana anda bekerja. Lihat Bab mengenai Management Sampah...red) 

Untuk kategori sampah diatas, warna tong sampahnya pun berbeda juga, yaitu 
- Tutup bin samapah warna hijau atau merah adalah menggambarkan waste bin 
- Tutup bin sampah Kuning adalah untuk menggambarkan recicle bottle 
- Tutup bin warna biru adalah menggambarkan kertas recicle paper 
- Kalau untuk Cardboard ada tempat tersendiri yang digunakan.

4. Setelah sampah selesai diambil, langkah selanjutnya adalah 
membersihkan toilet. Kegiatan membersihkan toilet adalah ;
- Bersihkan toilet bowl  
- Bersihkan wastapel bowl
- Check kondisi kertas yang ada baik kertas toilet atau hand towel paper bila kurang ditambah.  
- Check kondisi sabun, bila kurang ditambah. Biasa digunakan sabun cair.  
- Membersihkan debu dan sarang laba-laba
- Membersihkan lantai / mengepel. Kadang kala kondisi lantai toilet masih kotor, ada baiknya dilakukan pembersihan dengan menggunakan vacum cleaner sebelum di pel. 

5. Kemudian membersihkan Dapur, kegiatannya adalah : 
- bersihkan wastapel bowl atau tempat cuci piring.
- Bersihkan meja dan kursi dari bekas-bekas tanda (mark) cairan.
- Bila dapurnya menggunakan karpet, lakukan pembersihan 
dengan menggunakan vacuum cleaner machine. Bila lantainya panel, bisa dilakukan pengepelan.  
- Periksa hand towel paper, bila kurang segera ditambah 

6. Setelah Kitchen dan Toilet selesai dibersihkan, maka lakukan pekerjaan lain yang mempunyai areal yang luas (open area), adapun yang dilakukan adalah Mengepel lantai, memvacumm carpet, membersihkan debu dan membersihkan sarang laba-laba yang ada di dalam ruangan.  Note : Pekerjaan Dusting dan Membersihkan laba-laba  tidak mutlak dilakukan setiap hari mengingat waktu kerja terbatas, ada baiknya dilakukan seminggu sekali atau dimanage bagian mana yang duluan, mana yang belakangan.  

7. Setelah selesai melakukan pekerjaan cleaning, segera lakukan check list terhadap pekerjaan yang kita lakukan, kemudian mengecek kembali kondisi dari alat-alat kerja sebelum kita tinggalkan dan pastikan semua pintu yang terkunci sebelumnya, harus juga terkunci sesudahnya.  

Itulah sedikit ringkasan mengenai apa yang cleaner lakukan selama membersihkan gedung. Untuk bagaimana cara membersihkan toilet dan dapur serta ruangan lainnya dengan benar dan bersih, ada baiknya anda mempraktekkan sendiri di rumah atau mengikuti workshop “How To Become A Cleaner in Canberra’.   

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua perusahaan cleaning akan memberikan pekerjaan yang seperti apa yang saya tulis diatas. Kadang kalanya berdasarkan sub kerjaan cleaner. Misalnya kerjanya 4 jam tapi kadang kerjanya hanya Vacuum carpet saja, ngelap saja, bersihkan toilet saja, membersihkan dapur saja. Istilahnya berdasarkan specialisasi pekerjaan.  

Tapi bilamana nanti anda bekerja sebagai cleaner, perusahaan yang akan memperkerjakan anda, akan memberikan training /induction mengenai gedung dimana anda akan bekerja nantinya. Baik itu bekerja dengan ditemani oleh supervisor atau ditemani oleh seorang cleaner yang misalnya mau cuti,atau mau berakhir visanya, untuk melakukan pekerjaan di gedung dimana anda akan ditempatkan nantinya. 

Perlu diingat : Bahwa Setiap Perusahaan Cleaner berbeda cara dan berbeda pola dalam memperkerjakan seorang cleanernya. Buku ini dibuat hanya agar teman-teman bisa mempunyai gambaran mengenai duni cleaning di Canberra. 

SELF CLEANER’S CHECKLIST. 
 The Cleaner’s Checklist maksudnya adalah gunanya bertujuan untuk memudahkan seorang cleaner dalam mengecek pekerjaan yang selesai dikerjakan. Apabila terjadi kelupaan atau istilahnya kealfaan, seorang cleaner bisa segera memperbaikinya sebelum mendapat teguran dari Supervisornya atau Client. 

Adapun beberapa area yang perlu dicheck list adalah : 
1. Toilet / Kamar Mandi
Toilet atau kamar mandi adalah sesuatu yang utama di dalam dunia cleaning karena apabila terjadi kesalahan atau kelupaan akan menyebabkan complain dari pihak Client. Jadi yang perlu diperhatikan dalam membersihkan Toilet adalah :
1. Apakah Sampah sudah diambil, bila plastik sampah dalam keadaan kotor, perlu diganti.
2. Apakah Kertas tissue dan kertas toilet masih penuh? dan bila sudah mau habis perlu diganti atau ditambah. 
3. Apakah Sabun cuci tangan masih penuh? Bila kurang ditambah atau diganti dengan yang baru.
4. Apakah kondisi urinal sudah baik dan tidak ada gum, hair atau lainnya yang membuat kotor. Bila masih kotor agar dibersihkan kembali. 
5. Apakah kondisi toilet bowl sudah bagus dan bersih dan tidak ada kotoran yang menempel di sana dan tidak berdebu, bila masih ada segera bersihkan kembali.. 
6. Apakah kondisi tempat cuci tangan/ Wastafel sudah bersih dan bagus, tidak ada bekas sabun, tidak ada mark, tidak ada hair. Bila masih ada segera bersihkan kembali. 
7. Apakah kondisi Cermin sudah baik dan bersih? Bila masih ada bercak-bercak/ mark, silahkan dibersihkan. 
8. Apakah kondisi Ruang Toilet ada spider web/cobweb atau sarang laba-laba? Bila ada segera bersihkan. 
9. Apakah kondisi ruang toilet berdebu? Kalau berdebu segera bersihkan.  
10. Apakah lantai keramik sudah dalam kondisi bersih dan rapi, bila masih ada bekas-bekas kerta, kotoran atau rambut, segera dibersihkan kembali. Dan bila perlu pada saat sebelum  mengepel lantai, lakukan perbersihan lantai dengan menggunakan Vacumm machine. Setelah bersih baru di pel. 
11. Pastikan tidak ada air yang mengalir dari Wastapel ataupun toilet, bila masih mengalir setelah kita melakukan isolasi, segera laporkan kepada supervisornya. 

PERLU DIPERHATIKAN:
Orang Australia pada umumnya ingin toilet itu bersih dan rapi, Jadi mereka tidak mau melihat ada sehelai rambut pun di dalam toilet bowl, wastafel ataupun lantai atau pun kotoran lain di sana. Karena kadang kala seorang cleaner mengabaikan hal-hal seperti ini karena mereka ingin kerja cepat dan segera pulang. Tapi akhirnya mereka akan terkena Complain dari Client lewat Supervisornya atau bila kondisi ini masih berlangsung maka bisa saja terjadi pemecatan sepihak oleh Companynya. 

2.  Dapur/ Kitchen 
Dapur/ Kitchen adalah juga merupakan sesuatu yang utama di dalam dunia cleaning karena apabila terjadi kesalahan atau kelupaan akan menyebabkan complain dari pihak Client. Jadi yang perlu diperhatikan dalam membersihkan Kitchen adalah :

1. Apakah Sampah sudah diambil, bila plastik sampah dalam keadaan kotor, perlu diganti.
2. Apakah Kertas tissue  masih penuh? dan bila sudah mau habis perlu diganti atau ditambah. 
3. Apakah Sabun cuci tangan masih penuh? Bila kurang ditambah atau diganti dengan yang baru. Tapi kadang sabun cuci tangan tidak menjadi tanggung jawab seorang cleaner tapi kadang kala pun menjadi tanggung jawab cleaner karena semua tergantung dari job descriptionnya. 
4. Apakah Wastafel dalam kondisi baik dan bersih, tidak ada bekas-bekas makanan yang masih menempel di sana ataupun bercakbercak bekas makanan.?
5. Apakah Meja dan kursi dalam kondisi bersih dan tidak ada bercak-bercak berkas makanan? Bila masih ada segera bersihkan.  
6. Apakah lantai sudah dalam kondisi bersih setelah di Vacumm atau di pel? Bila masih ada segera bersihkan termasuk bagian di bawah meja atau dipojok-pojok ruangan.  
7. Check Spider Web/ cobweeb atau sarang laba-laba, bila ada segera bersihkan. 
8. Check Kondisi ruangan kitchen, apakah masih berdebu, bila berdebu segera bersihkan.  
9. Pastikan tidak ada air yang mengalir dari Wastapel ataupun toilet, bila masih mengalir setelah kita melakukan isolasi, segera laporkan kepada supervisornya 

Office/ Ruangan dalam perkantoran.  
Ruang Kantor adalah juga merupakan sesuatu yang utama di dalam dunia cleaning karena apabila terjadi kesalahan atau kelupaan akan menyebabkan complain dari pihak Client. Jadi yang perlu diperhatikan dalam membersihkan ruang kantor adalah :
1. Apakah Sampah sudah diambil, bila plastik sampah dalam keadaan kotor, perlu diganti. Karena kadang kala seorang cleaner malas mengganti palstik sampah yang kotor, maka kadang kala ada complain datang menerpanya. 
2. Apakah Meja dan kursi dalam kondisi bersih dan tidak ada bercak-bercak berkas makanan? Bila masih ada segera bersihkan.  
3. Apakah lantai sudah dalam kondisi bersih setelah di Vacumm? Bila masih ada segera bersihkan termasuk bagian di bawah meja atau dipojok-pojok ruangan.  
4. Check Spider Web/ cobweeb atau sarang laba-laba, bila ada segera bersihkan. 
5. Check Kondisi ruangan kantor, apakah masih berdebu, bila berdebu segera bersihkan.  
6. Check apakah semua ruangan dalam kantor dalam kondisi terkunci? Bila masih belum terkunci, segeralah melakukan penguncian, karena bilamana tidak dikunci biasanya complain datang segera.. 

Open Area / Perpustakaan/ Koridor.  
Open Area dan Perpustakaan adalah juga merupakan sesuatu yang utama di dalam dunia cleaning karena apabila terjadi kesalahan atau kelupaan akan menyebabkan complain dari pihak Client. Jadi yang perlu diperhatikan dalam membersihkan adalah :
1. Apakah Sampah sudah diambil, bila plastik sampah dalam  keadaan kotor, perlu diganti. Karena kadang kala seorang cleaner malas mengganti palstik sampah yang kotor, maka kadang kala ada complain datang menerpanya.  
2. Apakah Meja dan kursi dalam kondisi bersih dan tidak ada bercak-bercak berkas makanan? Bila masih ada segera bersihkan. 
3. Apakah lantai sudah dalam kondisi bersih setelah di Vacumm  atau dipel? Bila masih ada segera bersihkan termasuk bagian di bawah meja atau dipojok-pojok ruangan.  
4. Check Spider Web/ cobweeb atau sarang laba-laba, bila ada segera bersihkan. 
5. Check Kondisi pepustakaan / open area/koridor , apakah masih berdebu, bila berdebu segera bersihkan.  
6. Check apakah semua ruangan dalam kantor dalam kondisi terkunci? Bila masih belum terkunci, segeralah melakukan penguncian, karena bilamana tidak dikunci biasanya complain datang segera.. 

Domistik Cleaning  
Untuk mengecek pekerjaan Domestik Cleaning atau membersihkan rumah, pengecekannya tergantung dari kesepakatan awal dengan pemilik rumah, tapi untuk hal umum di dalam pengecekan domestik  cleaning adalah :
1. Apakah Sampah sudah diambil semua?
2. Apakah toilet, shower, dan kitchen sudah bersih dan rapi?
3. Apakah Kondisi meja, kursi dan perabot lainnya dalam kondisi baik?
4. Apakah ketersediaan kertas toilet, kertas kitchen masih ada atau perlu ada spare?
5. Apakah Lantai dalam Kondisi bersih dan rapi setelah di vacumm dan di pel?
6. Apakah kondisi rumah masiih berdebu? Kalau masih berdebu lakukan pembersihan lagi.
7. Apakah kondisi rumah dalam keadaan terkunci setelah selesai melakukan pembersihan rumah? 

PERLU DIPERHATIKAN:
Orang Australia pada umumnya ingin toilet itu bersih dan rapi, Jadi mereka tidak mau melihat ada sehelai rambut pun di dalam toilet bowl, wastafel ataupun lantai atau pun kotoran lain di sana. Karena kadang kala seorang cleaner mengabaikan hal-hal seperti ini karena mereka ingin kerja cepat dan segera pulang. Sehingga kadang Client/yang punya rumah akan melakukan complain atau melakukan pemutusan hubungan sepihak. Jadi hendaknya pekerjaan dilakukan dengan sempurna dan tidak asal selesai trus pulang. 

Kadang kalanya yang punya rumah meminta cleaner untuk  membawa rubbish bin/ tong sampah ke pinggir jalan, untuk diangkut sampahnya oleh truck sampah..  The Cleaner’s Checklist ini mudah-mudahan bisa membantu kita para cleaner untuk membuat pekerjaan kita lebih baik, bersih dan rapi serta memuaskan semua pihak sehingga tidak ada complain yang akan menerpa kita.

Perlu diketahui juga bahwa seorang supervisor akan selalu melakukan Inspeksi ke tempat dimana kita kerja dan bila perusahaan Clientnya besar, dari pihak Client pun akan melakukan pengecekan / Inspeksi. Dan Score yang bagus untuk Kebersihan Gedung adalah diatas adalah sama atau lebih tinggi dari 80 skala 100.  

MEMBUAT CV SEORANG CLEANER 
Dalam materi kali ini akan dibahas cara membuat CV seorang Cleaner. Tujuannya agar supaya si penerima kerja bisa memahami apakah si pelamar competent dalam kerja cleaning atau tidak. Kalau kita tidak memahami sama sekali dunia cleaning maka mau tak mau kita harus siap disingkirkan dari persaingan pencari kerja di Dunia Cleaning.

Kadang kita bingung membuat CV Cleaner dikarenakan belum adanya pengalaman dan pengalaman yang ada tidak berhubungan sekali dengan dunia cleaning. Untuk mensikapi hal tersebut , ada baiknya tidak mencantumkan semua pengalaman kerja yang diluar kerja cleaner. 

Saya sewaktu datang ke Canberra pun bingung bagaimana harus membuat CV cleaner sedangkan saya tidak punya pengalaman di bidang cleaning tapi punya pengalaman sekitar 15 tahun di bidang lainnya. Tentunya kaget saat dihadapkan suatu kenyataan agar saya bisa membuat cv cleaner. Jadi hanya kertas kosong yang hanya bisa dipandangi dengan harapan hampa. Karena sama sekali tidak tahu apa yang harus ditulis. Mau masukkan pengalaman kerja tapi tidak relevan. Dan akhirnya memang sulit mendapat kerjaan sebagai
cleaner karena CV nya isinya pengalaman kerja di bidang Oil & Gas dan nama perusahaanya pun perusahaan yang ada di Indonesia. Untung setelah kerja serabutan dan memasukkan item by item experience yang didapat, akhirnya mendapat pekerjaan lain yang lebih baik dari sebelumnya. 

Dengan adanya training ini, diharapkan para peserta mampu membuat CV dengan baik sesuai dengan kemampuan di bidang cleaning seperti yang diajarkan.Tapi bukan berarti anda tahu sedikt saja saat training dan tanpa diulang-ulang dikerjakan, tentunya hil yang mustahal anda bisa bekerja di bidang Cleaner. Dengan dilatih dan dilatih terus gunanya adalah agar pekerjaan bisa dikerjakan dengan cepat dan rapi  serta bersih.  

Dibawah ini adalah contoh CV yang pernah saya buat pada saat melamar kerja dan langsung mendapat sambutan dari penerima kerja, kemudian menjalani interview setelah itu lulus dan mendapat kerja di salah satu sekolah di Canberra. Tapi saya hanya bertahan 1 hari saja dikarenakan mendapat pekerjaan lebih baik dari sana. Berikut contohnya.

IVAN CORDOBA

32 Perrin Circuit  
Banks, ACT 2906
(061) 426202434 ;
iwanadsaputra@yahoo.com.au

OBJECTIVE  
Seeking a position of Cleaner or Housekeeper in your Company where
I can utilize my cleaning and others skills in will contribute to greater 
efficiency and productivity. 

KEY QUALIFICATIONS

- Skilled in performing general cleaning and house keeping
- In-depth knowlegde of operating special types of clenaing tools
- In-depth knowlegde of working with chemicals materials
- Able to perform accurate and safe work
- Thorough understanding and capability to follow oral and written 
instructions
- Proficient in removing trash, dirty linen and others items from 
rooms
- In-depth knowledge of standard operating procedure used in 
Cleaning.  

CLEANING SKILLS

- Avid knowledge of housekeeping procedures 
- Cleaning methods and techniques
- Operation of various cleaning equipment
- Safety pilicies and procedures
- Strong interpersonal and communication skills. 
- Courteous with clients, residents and staff
- Willing to stretch existing working hours to accommodate work
- Making a bed, cleaning kitchen, dusting, vacumming, mopping
- Excellent attention to detail
- Ability to work independently and work in a team
- Able to adhere to company’s Policies and Procedures 

EXPERIENCES

16 August 2012 – 19 November 2012
Clipton Suites on Northbourne Canberra                                                                       
Room Attandent 
- Making the beds nicely on the room 
- Cleaning bathroom (bath tub, showering, toilet) 
- Dusting all the furnitures in the room, windows glass and balcony
- Cleaning Kitchen 
- Vacumming the room including bathroom, kitchen  and balcony
- Mooping the room including bathroom, kitchen and balcony
- Clean the rooms and bathroom with prescribed equipment and to 
the required standard.
- Replace and suppy toiletries or regular basis
- Dispose off trash in an environment friendly manner
- Report repairs if necessary 

15 June 2012 -  14 August 2012                                                                              
Krakatoa Cleaner                                                                                                             
Cleaner 
- Dusting and wipe clean all the furnitures, files, fittings, panneling and
window sill 
- Remove the rubbish and empy, clean all waste containers
- Clean and buff tile floor services
- Dusting all the furnitures in the room, windows glass and balcony
- Cleaning Kitchen 
- Vacumming the room including bathroom, kitchen  and balcony
- Mooping the room including bathroom, kitchen and balcony
- Clean the rooms and bathroom with prescribed equipment and to the 
required standard.
- Replace and suppy toiletries or regular basis
- Dispose off trash in an environment friendly manner
- Report repairs if necessary 
- Remove all finger marks and stains from vertical surfaces 
- Vacuum all rugs and carpeted areas. 
PHYSICAL ABILITIES 
- Ability to lift 50 pounds and move 75 pounds 
- Ability to stand for extended periods and carry out manual retitive 
labor

Anda bisa lihat bahwa contoh di atas adalah sebuah CV serabutan dari
berbagai pekerjaan diluar kerja cleaner tapi kesemuanya dilakukan di
Canberra. Jadi untuk memenuhi syarat pengalaman kerja maka di
masukkanlah semua pekerjaan walau tidak relevan dengan pekerjaan 
cleaner. 

Untuk anda yang baru mengenai dunia cleaner ada baiknya membuat
CV yang menekankan kepada hal seperti di bawah ini :

OBJECTIVE

Seeking a position of Cleaner or Housekeeper in your Company where
I can utilize my cleaning and others skills in will contribute to greater 
efficiency and productivity. 

KEY QUALIFICATIONS 
- Skilled in performing general cleaning and house keeping
- In-depth knowlegde of operating special types of clenaing tools
- In-depth knowlegde of working with chemicals materials
- Able to perform accurate and safe work
- Thorough understanding and capability to follow oral and written 
instructions
- Proficient in removing trash, dirty linen and others items from 
rooms
- In-depth knowledge of standard operating procedure used in 
Cleaning.  
CLEANING SKILLS

- Avid knowledge of housekeeping procedures
- Cleaning methods and techniques 
- Operation of various cleaning equipment
- Safety policies and procedures
- Strong interpersonal and communication skills.
- Courteous with clients, residents and staff
- Willing to stretch existing working hours to accommodate work
- Making a bed, cleaning kitchen, dusting, vacumming, mopping
- Excellent attention to detail
- Ability to work independently and work in a team
- Able to adhere to company’s Policies and Procedures 

Atau anda bisa search di
www.google.com untuk contoh CV Cleaner. 

Uraian diatas adalah contoh saja, karena anda sendiri bisa membuat CV dengan versi masing-masing, mau CV yang keren atau biasa-biasa saja seperti saya ini. Tapi kebanyakan penerima kerja cukup tahu your qualifications and skills. Jadi bila anda ingin membuat CV, cukup 2 lembar saja nggak panjang-panjang yang penting apa yang client mau sudah dipenuhi. 

PERUSAHAAN-PERUSAHAN CLEANING DI CANBERRA
Dalam pembahasan kali ini kita akan coba mengulas beberapa informasi perusahan cleaning service yang ada di Canberra atau website apa saja yang bisa dijadikan referensi untuk mencari kerja as a Cleaner di Canberra. Tapi sebenarnya saya tidak banyak tahu  mengenai apa dan bagaimana cara kerja tiap-tiap perusahaan tersebut kecuali dimana saya bekerja saat materi ini disampaikan.

1. RPS (Rolfeproferty)
Adalah perusahaan cleaning service yang cukup dikenal di kalangan orang Indonesia karena perusahaan ini banyak memperkerjakan orang Indonesia. Perusahaan ini sangat baik untuk penggajian. Adapun websitenya adalah http://www.rolfeproperty.com.au dan alamatnya adalah di Unit 10 Molonglo Mall Fyshwick ACT 2609, telp. 02 6239

2. Mellenium Cleaning 
Di Perusahaan ini juga ada terdapat orang Indonesia. Anda bisa berkuncung ke alamat website nya di http://www.millenniumcleaning.com

3. Menzies
Di perusahaan ini juga ada orang Indonesia. Anda bisa berkunjung di alamat websitenya di http://www.menziesgroup.com.au

4. National Cleaning
National Cleaning adalah salah satu pilihan untuk melamar kerja cleaning. Perusahaannya cukup Bagus. Dan ada orang Indonesia di sana juga,  dan Anda bisa berkunjung di website mereka yaitu di http://www.yellowpages.com.au/act/fyshwick/national-cleaningservices-australia-14545442-listing.html

5. ISS 
Adalah Perusahaan berskala Dunia dan ada dimana2, baik di Indonesia, Malaysia, Singapure maupun di Negara lainnya makanya bila anda ingin punya pengalaman kerja di Australia sebagai Cleaner  bisa juga anda gunakan experience anda tersebut untuk melamar kerja di Indonesia.  Anda bisa berkunjung di Websitenya di http://www.au.issworld.com atau  Bila ingin melamar ke ISS, bisa juga ke kantornya di : 
Unit 12/2 Yallourn St
Fyshwick ACT 2610 
Tel: +61 2 6212 3200 

6. City Group
Perusahaan ini cukup baik dan ada juga orang Indonesia di sana. Anda pun bisa berkunjung ke websitenya di http://www.citygroup.com.au/

7. Spotless 
Perusahaan ini pun cukup baik anda bisa berkunjung di www.sptless.com 

Itu lah sedikit perusahaan Cleaner yang saya ketahui yang berada di Canberra dan sebenarnya masih banyak lagi perusahaan cleaner di Canberra yang beredar dan saya tidak ketahui keberadaannya. 

Disamping dari info-info Cleaning Company diatas, anda bisa juga mencari info kerja di website di bawah ini dengan mengetik ‘Cleaner” di kolom search:

1. Google.com
2. Seek.com
3. Gumtree.com 

Juga selain kerja di perusahaan cleaner, anda pun bisa bekerja di Hotel atau di Sekolah atau di mana aja yang memerlukan tenaga kerja Cleaner. Pada prinsipnya adalah anda berusaha mencari kerja cleaner, apapun hasilnya tetap usaha, yang penting dapat kerja dahulu,  pelajari, dapat status , gaji cukup dan setelah anda tahu pekerjaan cleaning itu bagaimana, anda bisa melamar kerja ke tempat lain di posisi yang sama dengan jam yang sama tapi salary yang meningkat. 

Tapi dari kesemua diatas yang perlu anda perhatikan dalam mencari  kerja cleaner adalah “TEMAN atau KAWAN” karena faktor inilah yang paling utama dalam mendapatkan kerja cleaner. Karena biasanya perusahaan yang anda lamar ingin setiap cleaner punya referensi. Karena mereka tidak ingin memperkerjakan cleaner yang  mereka tidak ketahui asal usulnya karena itu menyangkut keamanan, keselamatan dan kenyaman perusahaan yang akan memperkerjakan seorang Cleaner. Jadi faktor “Teman” adalah hal yang utama di dalam mendapatkan kerja.

Banyak cara yang digunakan untuk mendapatkan kerja melalui teman yaitu rajin bertanya kepada teman walaupun teman tersebut tidak dikenal tapi orang Indonesia atau pernah dikenalkan oleh teman kita yang dekat dengan dia atau juga ikut komunitas baik itu di pengajian maupun di kegiatan lainnya yang mempunyai waktu untuk mengobrol dengan teman yang berposisi sebagai cleaner di salah satu perusahaan cleaning di Canberra.   

Sebagai contoh, saya pertama kali datang ke Canberra, saya belum  mendapatkan kerja dan istri saya ikut komunitas “ Pengajian Keluarga” dan akhirnya saya ikutan juga ke sana. Saya berkenalan dengan teman dan saya tanya info pekerjaan dengan mereka dan saya terus bertanya kepada setiap orang Indonesia yang saya jumpai tentunya tanpa malu bertanya, sambil juga terus mencari info lewat search di google.com.

Dan akhirnya saya mendapatkan kerja, dan kerjaan tersebut di dapat dari info teman dan dengan menggunakan referensinya. Walaupun belum tetap hanya casual job saja dan akhirnya pun saya mendapat pekerjaan permanent seperti sekarang ini. Alhamdulillah, saya
mendapatkan kerja dari info-info dan bantuan dari teman-teman Indonesia di Canberra. 

Tapi ada baiknya bila anda bergabung di suatu komunitas dan mendapatkan kerja setelah bergabung di dalam komunitas tersebut, ada baiknya tetap bergabung di sana sebagai ucapan terima kasih bahwa anda telah dibantu mendapatkan kerja dari orang-orang di dalam komunitas tersebut disamping kita mendapatkan teman dan juga ilmu yang bermanfaat bagi kita dan keluarga. . 

KESALAHAN-KESALAHAN YANG DILAKUKAN CLEANER 
Banyak Cleaner merasa bahwa mereka telah memberikan semua yang terbaik untuk pekerjaannya sehingga mendapatkan apreasi kerja dari atasannya baik berupa penghargaan ataupun tambahan jam kerja. Tapi banyak cleaner merasa telah memberikan yang terbaik kepada perusahaannya, tapi perusahaan belum merasa diberikan yang terbaik  oleh cleanernya berhubung banyaknya complain yang didera oleh perusahaannya akibat hasil kerja yang tidak baik oleh cleaner tersebut. 

Sebelum anda terjun ke dunia cleaner, hendaknya bisa mengamati apa saja kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh cleaner dan tidak memberikan kontribusi yang baik ke perusahaan dimana mereka bekerja sebagai cleaner, yaitu : 
1. Cleaner yang selalu datang terlambat. 
2. Cleaner yang malas
3. Cleaner yang suka memainkan hp, menelpon yang tidak perlu, saat bekerja.
4. Cleaner yang suka tidur.
5. Cleaner yang suka melawan atasan dan yang tidak mengikuti instruksi atasan. Yang tidak ingat rule no. 1. Atasan Selalu Benar. Pasal 100 “Lihat Rule no. 1 
6. Cleaner yang tidak mengetahui kegunaan cairan kimia/ alat pembersih yang digunakan dan memasukkan cairan kimia ke botol yang tidak sesuai dengan label nya.  
7. Cleaner yang pelupa sehinga lupa mengecek kertas yang ada di toilet, mengecek sabun dan lain-lain.  
8. Cleaner yang tidak pernah mengepel lantai toilet dengan menggunakan kain pel (mop) yang benar sehingga menyebabkan lantai toilet menjadi hitam 
9. Cleaner yang tidak tahu cara mengoperasikan, mengecek vacuum cleaner machine.  
10. Cleaner yang tidak tahu cara mengepel lantai
11. Cleaner yang tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Karena kadang kala cleaner merasa bahwa jam kerjanya telah selesai, maka dia boleh pulang tapi pekerjaan yang dilakukan masih belum selesai.  
12. Cleaner yang tidak pernah mengganti plastik sampah di bucket sampah sehingga rubbish bag nya kotor dan berbau.   
13. Cleaner yang tidak bekerja safety untuk dirinya sendiri sehingga menyebabkan kecederaan.  
14. Cleaner yang tidak mengganti air di dalam mop bucket yang hitam sehingga lantai pun mulai menjadi hitam 
15. Cleaner yang menggunakan alat kerja yang tidak sesuai dengan warna dan lokasi kerjanya. Contoh: mengepel lantai dapur dengan menggunakan red mop.  
16. Cleaner yang tidak melakukan dusting, mengelap meja 
17. Cleaner yang tidak melakukan pembersihkan sarang laba-laba di sekitar areal kerjanya. 

Sebenarnya masih banyak lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan cleaner yang belum saya uraikan lagi. Tapi sifatnya adalah kelalaian berjangka sehingga tidak menimbulkan complain dari atasan maupun client.  

UN QUALIFIED CLEANER 
Un qualified Cleaner maksudnya adalah cleaner yang tidak bisa memenuhi Kreateria yang disyaratkan sebagai seorang Cleaner. Sehingga menyebabkan datangnya complain/ keluhan dari pemilik gedung dimana cleaner itu bekerja.

Bila seorang cleaner digolongkan di dalam Un Qualified Cleaner, ada kemungkinan cleaner tersebut tidak akan dipekerjakan kembali oleh atasannya, tidak mendapatkan tempat yang layak disisi seorang supervisor, dan tentunya dengan demikian peluang untuk kehilangan pekerjaan sebagai cleaner semakin besar dan tentunya setelah mendapatkan Last Warning, pastinya akan berujung pemecatan.

Yang termasuk Un Qualified Cleaner adalah : 
1. Cleaner yang malas
2. Cleaner yang suka memainkan hp di jam kerja (menelpon berlama-lama, mengecek sms, memainkan games)
3. Cleaner yang tukang tidur. 
4. Cleaner yang suka melawan dan menolak instruksi atasan. 

Jadi yang keempat item diatas adalah kesalahan yang terberat dilakukan oleh cleaner. Dan sepandai-pandainya cleaner menipu atasannya, pastinya atasannya akan mengetahuinya dengan segera. 

PENUTUP 
Menjadi seorang cleaner di Canberra tentunya bukan keinginan hati tapi harus dilakukan karena kita punya tanggung jawab terhadap keluarga (bila membawa keluarga), dimana penghasilan dari bekerja sebagai cleaner tentunya bisa mencukupi kehidupan keluarga juga
bisa ditabung. Banyak orang Indonesia yang bekerja sebagai cleaner  di Canberra, dan setibanya di Indonesia menjadi pengusaha sukses, membuat rumah ataupun lainnya. 

Cleaner sebenarnya pekerjaan yang sangat mudah tapi memerlukan fisik yang kuat. Bilamana anda merasa diri anda tidak sanggup menjadi seorang cleaner, ada baiknya mencari pekerjaan lain yang lebih cocok dengan keinginan anda yang tidak bermain dengan fisik. 

Bila anda telah siap menjadi cleaner dengan hati yang ikhlas, tentunya step by step pekerjaan cleaner sangat mudah dipahami. Keihlasan hati adalah hal yang utama dalam bekerja, bila hati tidak ikhlas, tentunya pekerjaan pun susah dikerjakan alias berat dikerjakan. 

Mudah-mudahan dengan adanya buku ini, bisa diharapkan para para pembaca mampu memahami pekerjaan sebagai seorang cleaner dengan baik walaupun memang diperlukan praktek dan latihan kerja langsung. Tidaklah ada pekerjaan yang hina di muka bumi ini, yang ada hanyalah opini manusia saja yang kadang membuat kerjaan kadang lebih sulit dari seperti yang kita rasakan dan alami asalkan pekerjaan tersebut Halal. 

Semoga saja dengan adanya buku ini, kita semua terhindar dari golongan cleaner-cleaner yang under qualified. Dimana cleaner yang under qualified adalah cleaner yang malas, tukang tidur, pelupa, suka main hp, yang tahunya cuma uang masuk/ terima gaji doang. 

Sepintas Mengenai IKATAN CLEANERMASYARAKAT INDONESIA (ICMI) CANBERRA

Latar Belakang.
Keinginan untuk membentuk suatu wadah cleaner orang-orang Indonesia di Canberra karena melihat banyaknya cleaner-cleaner di dari negara lain yang bekerja di perusahaan saya, sedangkan banyak  orang-orang Indonesia di Canberra baik yang menjadi student dan membawa keluarga juga memerlukan pekerjaan untuk menghidupi keluarganya di Canberra. Kenapa Orang lain bisa mengumpulkan teman-temannya disini, kenapa kita tidak bisa.

Ide ICMI ini dikeluarkan di dalam suatu Komunitas Masyarakat Indonesia di Canberra yaitu Kelompok “Pengajian Keluarga” dimana pengajian tersebut mempunyai beberapa orang yang punya capabilities di bidang cleaner di perusahaan cleaner dan bisa memberikan referensi kepada rekan-rekan Indonesia yang baru bergabung di komunitas tersebut mengenai baik mengenai Ilmu Agama, juga tentunya informasi mengenai pekerjaan. Jadi Ide mendengungkan ICMI berdasarkan ide beberapa orang yang tergabung di dalam pengajian keluarga. 

Tujuan dengan Adanya ICMI
Tujuan dengan adanya ICMI, diharapkan teman-teman yang mempunyai pengalaman di bidang Cleaner bisa memberikan pelatihan kerja bagi teman-teman Indonesia yang belum berpengalaman di dalam Dunia Cleaner agar mampu bersaing dengan cleaner dari negara lain dalam mencari Nafkah di Canberra.

Di Samping memberikan pelatihan kerja, juga diharapkan teman-teman yang mempunyai pekerjaan cleaner di Canberra bisa menginformasikan kepada teman-teman yang belum mendapatkan kerja atau dapat memberikan referensi yang baik untuk teman-teman yang ingin bekerja di dunia cleaner baik melalui Wadah ini ataupun secara individu. Tentunya Calon Cleaner yang diberikan referensi mampu bekerja dengan baik dan rajin serta amanah dalam menjalankan pekerjaannya.  

TUJUAN KE DEPAN 
Memberikan pelatihan secara berkala untuk para calon cleaner masyarakat Indonesia di Canberra yang ingin bekerja sebagai cleaner sehingga mereka bisa bekerja dengan baik, rajin dan tentunya menjaga keselamatan kerja mereka. Karena keselamatan adalah yang utama dalam bekerja. Juga akan diusahakan untuk pengadaan alat-alat kerja cleaner yang
umum seperti, Vacuum Cleaner Machine (yang selama ini pinjam), Alat-alat pembersih toilet, kitchen), alat-alat kerja cleaner lainnya, juga pengadaan chemical untuk cleaner.

Harapan kami, semoga kita orang Indonesia yang berada di Canberra selalu saling membantu saudaranya se Bangsa dan se Tanah Air, Indonesia, yang memerlukan pekerjaan baik sebagai cleaner ataupun bekerja di posisi yang berbeda selain kerja cleaner. Baik untuk kehidupan diri dan keluarga ataupun untuk tabungan setelah pulang/balik ke Indonesia. Dan juga diharapkan teman-teman yang  telah dibantu untuk mendapatkan kerja, bisa menjaga nama Indonesia sehingga peluang orang Indonesia lainnya untuk mendapat pekerjaan semakin terbuka. Mari bekerja dengan baik, rajin dan ikhlas.

Mengupas Dunia Cleaner di Canberra by Iwan Agung Dwi Saputra: pujanggapiping2012@gmail.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Bekerja sebagai Cleaner di Canberra | Pembahasan Lengkap"

  1. Sering dengar tentang ini nih. Teman2 yang kuliah di LN kadang nyambi part time. Bagus tuh belajar mandiri dan dapat penghasilan tambahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang Day kehidupan teman2 di luar negeri sama kerasnya dengan bekerja di negeri sendiri. Intinya sih tetap berjuang heheh

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Silahkan memberi Komentar, Kritik, dan Saran terkait postingan.
Jangan lupa dibagikan jika postingan ini bermanfaat.

Catatan:
1. Komentar dimoderasi dan tidak semuanya dipublikasi.
2. Komentar yang tidak relevan dan/atau terdapat link tidak akan dipublikasikan.
3. Centang kotak Notify me untuk mendapatkan notifikasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel